Belajar Bahasa Arab untuk pemula dan belajar mandiri (autodidak) menyajikan pelajaran tata bahasa Arab yang mudah dipahami, contoh-contoh percakapan bahasa Arab, dilengkapi dengan software, audio (suara), dan video berbahasa Arab; semuanya dengan terjemahan Bahasa Indonesia.
09. Dhamir Rafa'
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
ضَمِيْر رَفْع
DHAMIR RAFA' (Kata Ganti Subjek)
Dalam Bahasa Arab dikenal duabelas bentuk Dhamir (Kata Ganti):
فِعْل اْلأمْر - فِعْل النَّهْي FI'IL AMAR (Kata Kerja Perintah) FI'IL NAHY (Kata Kerja Larangan) 1) Fi'il Amar (Kata Kerja Perintah) Fi'il Amar atau Kata Kerja Perintah adalah fi'il yang memuat pekerjaan yang dikehendaki oleh Mutakallim (pembicara) agar dilakukan oleh Mukhathab (lawan bicara). Maka yang menjadi Fa'il (Pelaku) dari Fi'il Amar adalah Dhamir Mukhathab (lawan bicara) atau "orang kedua" sebagai orang yang diperintah untuk melakukan pekerjaan tersebut. Menyuruh mengerjakan sesuatu berarti pekerjaan tersebut diharapkan akan terlaksana di waktu yang akan datang, maka pola dasar Fi'il Amar dibentuk dari Fi'il Mudhari' dengan perubahan seperti berikut: Contoh dalam kalimat: dari fi'il عَمِلَ (= beramal, bekerja) menjadi Fi'il Amar: اِعْمَلْ لآِخِرَتِكَ = bekerjalah untuk akhiratmu (lk) اِعْمَلِيْ لآِخِرَتِكِ = bekerjalah untuk akhiratmu (pr) اِعْمَلاَ لآِخِرَتِكُمَا = bekerjalah untuk akhirat kamu berdua اِعْمَلُوْا لآ...
فِعْل FI'IL (Kata Kerja) Fi'il dibagi atas dua golongan besar menurut waktu terjadinya: 1. FI'IL MADHY ( فِعْل مَاضِي ) atau Kata Kerja Lampau. 2. FI'IL MUDHARI' ( فِعْل مُضَارِع ) atau Kata Kerja Kini/Nanti. Baik Fi'il Madhy maupun Fi'il Mudhari', senantiasa mengalami perubahan bentuk sesuai dengan jenis Dhamir yang bertindak sebagai FA'IL ( فَاعِل ) atau Pelaku dari pekerjaan itu. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui Fa'il (Pelaku) dari suatu kejadian/pekerjaan dan Dhamir (Kata Ganti) apa yang setara dengan Fa'il tersebut. Untuk Fi'il Madhy, perubahan bentuk tersebut terjadi di akhir kata, sedangkan untuk Fi'il Mudhari', perubahan bentuknya terjadi di awal kata dan di akhir kata. 1) Bila Fa'il (Pelaku) dari Fi'il (Kata Kerja) itu adalah Dhamir Ghaib atau "orang ketiga" ( هُنَّ - هُمْ - هُمَا - هِيَ - هُوَ ) terletak sesudah Fi'il, maka bentuk Fi'il selalu Mufrad (meskipun Fa'il-ny...
عَدَد 'ADAD (BILANGAN) Mula-mula, anda harus mengafalkan sepuluh bentuk dasar dari 'Adad (Bilangan): Dalam penggunaannya, bentuk-bentuk dasar 'Adad tersebut akan mengalami sedikit perubahan dengan ketentuan sebagai berikut: Bilangan 1 ( وَاحِدٌ ) terletak di belakang Isim Mufrad dan bilangan 2 ( اِثْنَانِ ) terletak di belakang Isim Mutsanna. Bila Isim yang dibilangnya itu adalah Muannats maka bentuknya pun menjadi Muannats. Bilangan 3 sampai 10 terletak di depan Isim Jamak. Bila Isim Jamak tersebut adalah Mudzakkar maka bentuk 'Adad-nya adalah Muannats, sedang bila Isim Jamak tersebut adalah Muannats maka bentuk 'Adad-nya adalah Mudzakkar: Adapun bilangan belasan (11 sampai 19) terletak di depan Isim Mufrad (Isim Tunggal) meskipun jumlahnya adalah jamak (banyak). Perhatikan pola Mudzakkar dan Muannatsnya serta tanda baris fathah di akhir setiap katanya: Bilangan 20, 30, 40, dsb bentuknya hanya satu macam yakni Mudzakkar, meskipun terletek di depan Isim Mudzakkar ma...
Comments